Membuat Sistem Hotspot MikroTik dari Awal
Membuat Sistem Hotspot MikroTik dari Awal
Sistem hotspot MikroTik memungkinkan Anda mengontrol akses internet di area publik (cafe, lobby, kantor) dengan halaman login, voucher, atau login berbayar. Artikel ini menjelaskan langkah dasarnya.
Konsep Hotspot MikroTik
- User yang belum login hanya bisa akses ke halaman login (captive portal).
- Setelah login (username/password atau voucher), traffic user di-allow ke internet.
- Bisa dikombinasi dengan bandwidth limit per user.
Persiapan
- Router MikroTik dengan interface WAN (internet) dan LAN (ke client).
- IP LAN sudah dikonfigurasi (misal 192.168.1.1/24).
- DNS dan NAT sudah berjalan untuk akses internet dari router.
Langkah Setup Hotspot
1. Aktifkan Hotspot
IP → Hotspot → Hotspot Setup. Pilih interface LAN (misal ether2). Ikuti wizard: set IP pool untuk client hotspot (misal 192.168.1.10-192.168.1.254), SMTP server bisa kosong, DNS bisa 8.8.8.8, nama hotspot bebas. Setelah selesai, MikroTik akan membuat profile dan server hotspot otomatis.
2. Cek Halaman Login
Buka browser dari client yang terhubung ke LAN. Anda akan diarahkan ke halaman login hotspot. Default-nya pakai halaman bawaan MikroTik. Untuk custom, upload file HTML/CSS/JS ke router dan arahkan hotspot profile ke folder tersebut.
3. Tambah User
IP → Hotspot → Users → add. Isi username, password. Limit uptime (misal 1h) atau limit bytes (kuota) opsional. User ini bisa dipakai untuk login dari halaman hotspot.
4. Voucher (Opsional)
IP → Hotspot → Users → Generate. Anda bisa generate banyak user sekaligus dengan prefix (misal "voucher-") dan length. Cocok untuk dijual per voucher di cafe atau event.
5. Bandwidth per User
Di IP → Hotspot → Server → double-click server → tab Limits: isi Rate Limit (misal 2M/2M) untuk batasi kecepatan per user. Bisa juga pakai Queue terpisah untuk kontrol lebih detail.
Custom Login Page
Agar tampilan sesuai branding, buat halaman HTML yang berisi form login (username, password) dan submit ke URL MikroTik. Upload ke router via FTP atau Files, lalu set di Hotspot → Server → HTML Directory. Template login hotspot siap pakai bisa dibeli atau dipesan custom.
Kesimpulan
Dengan hotspot MikroTik Anda bisa mengontrol siapa yang boleh akses internet dan berapa lama/kuota. Untuk tampilan profesional, gunakan custom login page dan manajemen voucher yang rapi.
Butuh Bantuan Implementasi?
Artikel ini membantu? Jika Anda membutuhkan bantuan implementasi atau konsultasi lebih lanjut, kami siap membantu.
